Teka Teki Rekomendasi Partai Hanura Terjawab Sudah Oleh Jamalia Tafalas

Teka Teki Rekomendasi Partai Hanura Terjawab Sudah Oleh Jamalia Tafalas
Charles A M Imbir, ST, MSi : Hanura Memberikan Pendidikan Politik Yang Benar Kepada Masyarakat R4

11800315_1658943667652157_5508629607283119768_n

Jamalia Tafalas, SE ( Ketua KPUD Raja Ampat

Hiruk pikuk Rekomendasi Partai Hanura menjelang pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat 2015-2002 akhirnya terjawab sudah.saat partai HANURA mendaftarkan kandidatnya pasangan Drs.Ferdinand Dimara dan Abu Saleh Alqadri.selasa 28 July 2015.

Ketua KPUD Raja Ampat Jamalia Tafalas menjelaskan bahwa berdasarkan aturan KPU, partai yang mendaftarkan kandidat dengan membawa rekomendasi dan surat pendaftaran yang ditandatangani Pimpinan Pusat Partai saja dianggap Sah.

Rekomendasi Partai Hanura yang mendukung Drs.Ferdinand Dimara dan Abu Saleh Alqadry dianggap sah, setelah diperiksa Jamalia Tafalas dan komisoner KPUD bersama Panwaslu. Surat pendaftaran DPP Partai Hanura ditanda tangani langsung oleh DR.Wiranto dan Sekjen DR. Berliana Kartakusumah.

Rekomendasi Partai Hanura kepada pasangan Drs.Ferdinand Dimara MSi dan Abu Saleh Alqadry dilakukan dalam sebuah pleno dengan penanda tanganan berita acara oleh KPUD Raja Ampat. Dengan demikian, kandidat lain diluar pasangan yang diusung koalisi Bubara yang juga menggunakan nama, atribut, bendera dan simbol-simbol Hanura secara otomatis gugur demi hukum.

Ketua Harian DPC Partai Hanura Raja Ampat Charles Imbir MSi menjelaskan bahwa dengan adanya pendaftaran dan penetapan KPUD R4 kepada pasangan Ferdi Abu , setidaknya Hanura R4 telah melakukan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat

Menurut Charles bahwa politik selain sebuah ide dan keinginan, harus juga diikuti oleh pembuktian administrasi organisasi partai dan harus mampu menunjukkan bukti Surat Rekomendasi maupun Surat Pendaftaran dari Dewan Pimpinan Pusat Partai, sehingga ada kepastian hukum dan tindakan di dalam masyarakat.

Lelaki Ayau jebolan Magister Politik ini juga mengaharapkan bahwa dengan disahkannya pasangan Ferdinand Abu Saleh oleh KPUD R4 maka teka-teki dan hiruk pikuk yang terjadi dalam masyarakat terkait Rekomendasi Hanura segera berakhir.

Charles mengajak semua lapisan kader partai pendukung untuk menetapkan pilihan pada Drs.Ferdinand Dimara MSi dan Abu Saleh Alkadri yang diusung Koalisi Bubara yang terdiri dari Hanura,Nasdem, PDIP dan Golkar karena telah teruji dan disukai banyak orang ( JO )

Perbatasan Raja Ampat – Republik Palau

11221301_1070660492948684_87286426145721728_nMasih ada hari Esok
matahari kan bersinar Kembali…!!!!!!!
jauh namun bukan berarti harus ketingalan,tidak ada istilah Tua untuk belajar mengapai impian yang Hakiki…
walau terjauh,terluar dari sentuhan namu kami akan tetap berjuang untuk lebih baik lagi di banding hari ini…
”semoga tidak terlupakan,karean di depan sana ‘Republik Palau”Menanti kami bergabung…!!!
ratakanlah pembangunan dari negara hadir kepada kami di perbatasan…!!
salam dari Ayau Perbatasan Indonesia Repulick Palau…!!!!!!

Visit Media ( Konference Pers ) SIDeKa

SIDeKa Cara Baru Menghadirkan Negara

Visit Media 08

Konference Pers Bersama Media – media Local
dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dalam Menjalankan Sistem Informasi Desa dan Kawasan ( SIDeKa ) Sebagai Cara baru Menghadirkan Negara, bertempat di Aula Kantor Bupati Raja Ampat Jumat 24 April 2015 Jam 10 : 00 Wit.

Serentak Koference perss secara bersama dilakukan di tingkat Nasional sampai ke daerah dalam menjalankan SIDeKa sebagai cara baru menghadirkan Negara, juga hari diKabupaten Raja Ampat Pandu Desa dan Kawasan dan Pandu Desa Pesisir didampingi oleh Pihak HUMAS dan BMPK serta di juga laksanakan bersama Wakil Bupati Raja Ampat berjalan dengan baik
Dalam lanjutanya akan dilaksanakan Seminar sehari bersama narasumber dari Pemerintah Daerah,Badan Prakarsa Desa dan Kawasan Pusat ( BP2DK ) Perwakilan Kementerian Kominfo Pusat,dan Perwakilan dari Universitas di Aula Bappeda Kabupaten Raja Ampat 27 April 2015.
( F I )

Sistem Informasi Desa dan Kawasan ( SIDeKa ) Kabupaten Raja Ampat

Bupati Raja Ampat Menandatangi Kesepakatan Kerja sama MOU ( Memorandum Of Understanding ) dengan Badan Prakarsa Desa dan Kawasan ( BP2DK )  dalam menjalankan Program Sistem Informasi Desa Dan Kawasan ( SIDeKa ) di 121 kampung yang ada di Kabupaten Raja Ampat Rabu 18 Maret 2015.

UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa

Penandatangan MOU Bupati Raja Ampat dan BP2DK

Bertempat di Aula Kantor siang tadi yang di hadiri oleh seluruh SKPD dan Distrik serta Kepala Kelurahan dan beberapa perwakilan Kepala Kampung Bupati Raja Ampat ( Drs. Markus Wanma, M.Si.)dalam penyampainya mengatakan bahwa Raja Ampat  yang terdiri dari 121 kampung yang di dalamnya terdapat empat kelurahan, memiliki dua potensi Unggulan yaitu Perikanan kelautan dan Pariwisata dimana letak dari semua kampung-kampung tersebut berada di pesisir pantai empat pulau besar yang ada di Kabupaten Raja Ampat ( Salawati,Batanta,Waigeo dan Misool ) dimana desa / kampung – kampung ini ada di wilayah perbatasan ( Distrik Ayau dan Kepulawan Ayau,Waigeo Barat Kepulawan,Waigeo barat daratan,Misool,Salawati )

tentunya perlu dalam melaksanakan pengawasan yang baik diperlukan Informasi yang baik pula sehingga desa / kampung kedepan bersama dengan ada Program SIDeKa,dapat mengkaji dan kemudian dapat mencari solusi agar dapat membangun seluruh desa / kampung yang ada di Kabupaten Raja Ampat.

Selanjutnya Noer Fauzi Rachman, PhD pendiri dan Ketua Dewan Pengarah Pemberdayaan Desa dan Kawasan ( BP2DK ). menyampaikan bahwa BP2DK sendiri dibentuk dari prinsip dasar dari UU No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa ( Pasal 86 )sehingga pada Pemerintahan Jokowi – JK ini kita dapat membangun dari bawah,paling terbelakang dan paling terpencil dan itu adalah berangkat dari desa / kampung.

Masalah kita selama ini adalah pembangunan lebih ke pusat akirnya banyak orang – orang  pintar yang berasal desa / kampung, dan juga mereka yang menyelesaikan pendidikan, lalu tidak kembali membangun di desa / kampung . kampungnya karena tidak ada tempat atau Sistim informasi Desa dan Kawasan atau ruang bagi mereka untuk bagaimana dapat membangung desa / kampungnya.

Sistem Informasi Desa dan Kawasan ( SIDeKa ) sudah berapa Tahun dicoba di Daerah – daerah Jawa dan selanjutnya akan di bangun di Raja Ampat dengan tujuan Desa / Kampung dapat mampu membuat atau menampilkan Informasi dan data desa dan data lainya secara Electronic lewat website masing – masing desa / kampung.

Berkaitan dengan pembuatan Website desa / kampung, selanjutnya Irman Meilandi​ Selaku Deputi Team Leader Program Sistem Informasi Desa dan Kawasan (SIDeKa) menyampaikan bahwa untuk pembuatan website nantinya untuk seluruh kampung yang ada di Kabupaten Raja Ampat tidak ada pungutan biaya  pada tahun pertama karena menjadi tangung jawab kami dalam melaksanakan Sistem Informasi desa dan Kawasan ini.sedangkan untuk tahun kedua akan di kembalikan kepada masing – masing desa / kampung dengan biaya sebesar Rp. 55.000 / Tahun

Sedangkan untuk Server langsung dari Kementerian Keminfo selanjutnya

selesai penyampaiyan ini di lakukan dengan Penandatanganan MOU untuk selanjutnya dapat dilaksanakan oleh Bupati Raja Ampat dan BP2DK. ( F.I )

Berbahagialah Mereka yang tidak melihat namun percaya

Di sela – sela kesibukan semua orang saya bersama dengan Istri Ku – terkasih” Violan Wanggai, berdua kami mampir ke pasar sore tadi jam 17 : 00 waktu Sorong Papua barat mencari beberapa keperluan yang di butuhkan.images
ramainya para pengunjung pasar seperti biasanya terlihat banyak sekali para pembeli dan penjual yang berlomba – lomba dalam menjajanka hasil dan keperluan mereka ( Pasar Boswezen Rufei Kota Sorong ) ,
suasana yang bedapun terlihat di mata saya di mana ada salah satu bapak yang sedang ber Orasi, tetapi setelah saya datangi lebih dekat ke arah bapak tersebut, karena penasaran dengan apa yang sesungguhnya terjadi dari tempat di mana Istri saya juga sedang mencari beberapa keperluan kami.
sempat saya kaget dan langsung hanyut terbawa dalam penyampaiyan Firman Tuhan yang dibagikan oleh salah satu Bapak Papua.
( Identitasnya tidak saya ketahui ) Sungguh luar biasa sekali banyak yang tertawa,dan juga karena sibuk beliau tidak di hiraukan oleh para pengunjung pasar sore tadi,semua mereka ingin berebutan mencari makanan jasmani sampai sesungguhnya makanan Rohani yang di bagikan secara Gratis di jadikan bahan tertawaan,saya pun kaget dan serasa bagun dari tidur karena dari sekian banyak orang yang tadi ada bersama di pasar,Bapak penginjil ini datang tepat di depan saya lalu menyapa dengan Suara lembut ” Syaloom anak di berkatilah mereka yang tidak melihat namun percaya akan setiap kebenaran firman Tuhan.
Lalu Bapak terkasih ini pergi tanpa menolek saya lagi,..
bahagia bercampur sedih terbagi dalam hati ini sambil tersenyum dan bersyukur dengan berapa saat ada bersama pelayanan bapak terkasih itu setelah selesai mencari semua keperluan saya pun bersama istri tercinta kami berdua pulang dengan sukacita.
” semoga cerita ini dapat menjadi berkat buat kita semua sahabat…
By : Filip Imbir

Hati Nurani yang mulai Redup

Mari ciptakan Papua Zona Damai…!
dengan Semangat Oikumene dalam melayani bersama Kristus wajiblah kita membuang jauh – jauh perbedaan antara suku,bahasa,dan intelektual,yang merendahkan,menghujat,bahkan memprofokasi,…
sesama Umat Tuhan…!!!
sehingga tidak mencederai tatanan kehidupan Sosial secara Umum,1855 di Mansinam atas Izin Allah( Yahwe ) di dalam Yesus Kristus dan Roh Allah yang suci Kudus. Oleh Kedua Rasul,” Ottouw & Geisler memberkati Bumi Cendrawasi yang kita cintai ini, kegelapan di tingalkan menuju hidup di dalam terang hingga saat ini.
Selaku orang percaya mari kita mensyukuri Anugerah Tuhan di atas Tanah ini ( Papua )
saat ini kita cuma menikmati apa yang telah di perjuangkan mereka yang( Missionaris, Pdt,Guru injil,Guru Jemaat,) dengan dimodali Iman menelusuri pesisiran Pantai,gunung,lembah) tanah ini. sebagai penikmat,jagan kita nodahi nilai – nilai luhur atau merusaki apa telah ada, tetapi marilah bersama kita  menjaga dan melanjutkan apa yang telah ada sehingga tetap ada untuk selalu menjadi sejarah buat kita semua…
Syaloom damai di hati…!!!!!!!!
Goresan : Filip Imbir.

Menyebranglah Kemari dan tolonglah kami

Mereka Masyarakat jauh di sana di lembah hijau
anak Negeri Cendrawasi

Etika Pelayanan Kristen

Etika Pelayanan Kristen

24 Mey 2013,IMG_0024

Bagi seorang yang telah mengalami kelahiran baru di dalam Yesus Kristus, hidupnya tidak akan lepas dari apa yang disebut pelayanan. Pelayanan menjadi life style, gaya hidup, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan itu sendiri. Setiap orang percaya dipanggil untuk melayani (Galatia 5:13).Penggalangan kaum awam untuk melayani memiliki dasar yang kuat dalam Alkitab. Pelayanan bukan hanya monopoli hamba-hamba Tuhan yang menyerahkan segenap hidupnya melayani purna waktu (fulltime) melainkan juiga milik jemaat awam (1 Petrus 2:9). Yang dibutuhkan disini adalah bagaimana kaum awam tersebut dilengkapi agar pelayanannnya mendukung pelayanan hamba-hamba Tuhan, dan bukan menghambat. Salah satu hal yang seyogyanya dipahami oleh para pelayan Tuhan adalah etika pelayanan, yaitu sikap yang baik dan benar sebagai pelayan Tuhan terhadap Tuhan yang dilayani, terhadap manusia, dan terhadap sistem pelayanan yang ada.

II. Sikap Terhadap Tuhan

Untuk dapat memiliki sikap yang baik dan benar terhadap Tuhan, seseorang harus mengenal-Nya dengan baik sesuai dengan pernyataan Alkitab itu sendiri. Pengenalan ini tidak hanya didasarkan pada pengetahuan teoritis melainkan juga melalui pengalaman hidup sehari-hari. Sikap Yesaya dalam pelayanannya sebagai nabi berubah ketika ia melihat Tuhan dalam suatu penglihatan yang maha dahsyat (Yes. 6:1-8). Sikap kita terhadap Tuhan dan pelayanan yang dipercayakan-Nya kepada kita akan berubah jika kita lebih mengenal-Nya. Dalam bukunya Knowing God, J.I. Packer memaparkan tentang Diri Allah , sifat-sifat-Nya, tentang rencana dan karya-karya-Nya.Beberapa sikap kita sebagai pelayan Tuhan terhadap Dia, Kepala Gereja, antara lain :

  1. Mengagungkan dan meninggikan Tuhan dalam seluruh aspek kehidupan, baik dalam ibadah maupun dalam hidup sosial kemasyarakatan.
  2. Bersyukur atas segala karya-Nya dalam hidup kita dengan percaya akan kasih-Nya yang pasti mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi-Nya (Roma 8:28). Kedewasaan rohani seseorang dapat dilihat dari sikapnya ketika menghadapi berbagai warna kehidupan yang Tuhan ijinkan terjadi.
  3. Bersedia hidup dalam ketaatan akan perintah-perintah-Nya sebagai tanda kasih kepada-Nya (Yoh 14:15)
  4. Hidup dalam kerendahan hati di hadapan Tuhan dengan menyadari bahwa segala kemauan dan kemampuan kita dalam pelayanan adalah pekerjaan Allah sendiri (2 Kor 3:5; Fil 2:13).
  5. Bersedia terus menerus diperbaharui oleh Roh Kudus (Efs 4:21-24), dengan terus menjaga kemurnian hati (1 Tim 1:18).

III. Sikap terhadap Tugas Pelayanan.

Banyak orang keliru dalam memandang setiap tugas pelayanan yang dilakukannya. Ada yang menganggapnya begitu sepele sehingga tidak pernah serius melakukannya. Pelayanan dianggap sebagai sambilan dan pengisi waktu luang belaka. Ada pula yang melihat pelayanan sebagai ibadah formal keagamaan yang kaku sehingga cenderung merupakan beban. Beberapa sikap terhadap tugas pelayanan yang dikehendaki Tuhan antara lain :

  1. Tugas pelayanan harus dipandang sebagai kepercayaan yang dianugerahkan Allah kepada kita (Kol 1:25)
  2. Tugas pelayanan yang dipilih disesuaikan dengan talenta dan karunia Roh yang kita miliki; tak ada pelayanan yang tidak penting di hadapan Tuhan, semuanya penting dan saling melengkapi.
  3. Sikap penuh disiplin dan setia terhadap tugas pelayanan yang dipercayakan sangat dihargai Tuhan (Mat 25:23).
  4. Sikap menyeimbangkan pelayanan dengan karier dan keluarga juga harus diperhatikan; pelayanan tidak boleh menjadi alasan dan dikambinghitamkan untuk menutupi kekurangan dalam penanganan karier dan keluarga.
  5. Sikap percaya bahwa setiap pelayanan yang kita lakukan tidak akan sia-sia selama kita melakukannya dengan hati yang mengasihi Tuhan (1 Kor 15:58); pelayanan kita bisa menjadi berkat bagi orang lain, dan kepada kitapun Allah telah menyediakan mahkota kebenaran (2 Tim 4:8)

IV. Sikap terhadap Rekan Sepelayanan

Sebagai anggota tubuh Kristus kita harus menyadari peran kita dan juga peran rekan sepelayanan lainnya. Dalam Alkitab dicatat adanya pelayanan yang kurang harmonis dalam kebersamaan karena ada motivasi yang kurang murni dalam melayani.Beberapa diantaranya adalah :

  • Jemaat Korintus yang senang membentuk kelompok-kelompok; kelompok Kefas/Petrus, kelompok Apolos, kelompok Paulus, kelompok Kristus, sehingga tidak ada kesatuan (1 Kor 1:10-17).
  • Motivasi dari beberapa pemberita Injil yang justru bermaksud memperberat pemenjaraan Rasul Paulus. (Fil 1:17)
  • Motivasi pelayanan untuk lebih menyenangkan hati manusia daripada hati Tuhan (Galatia 1:10)

Oleh sebab itu kita harus memiliki sikap yang baik dan benar terhadap rekan sepelayanan kita, yakni :

  1. Menghargai sesama rekan sepelayanan, apapun profesinya dan apapun bentuk pelayanannya, bahkan yang satu menganggap yang lain lebih utama (Fil 2:1-4)
  2. Mempunyai sikap saling membutuhkan baik dalam saling tukar menukar informasi, saling mendoakan, saling menolong dan memberi penghiburan (Gal 6:2)
  3. Mau bersikap terbuka tanpa takut terluka dalam menyelesaikan masalah yang timbul dalam pelayanan; bersedia mengakui kesalahan dan meminta maaf, dan juga bersedia mengampuni mereka yang bersalah.
  4. Bersikap mau menegur dalam kasih apabila melihat atau mendengar ada rekan sepelayanan yang menyimpang dari kebenaran Firman Tuhan (Amsal 28:23)

V. Sikap terhadap Organisasi dan Pemimpin Rohani

Demi tertibnya pelayanan dalam gereja Tuhan dibutuhkan adanya aturan organisasi. Hal ini tidak berarti mempersempit karya Roh Kudus atau bersifat duniawi, melainkan justru mendatangkan ketertiban asalkan tetap berazaskan Alkitab. Alkitab sendiri menghendaki segala sesuatunya berjalan dengan tertib (1 Kor 14:33, 40), bahkan Roh Kudus adalah Roh yang mendatangkan ketertiban (2 Tim 1:7)Dalam organisasi yang baik biasanya ada orang-orang yang ditempatkan dalam struktur organisasi yang bertanggungjawab atas pelayanan yang dipercayakan kepadanya secara organisatoris. Seringkali dijumpai adanya miskomunikasi antara pemimpin ini dengan rekan sepelayanan yang dibinanya. Untuk itu perlu diperhatikan panduan berikut :

  1. Menghormati pemimpin yang telah ditetapkan Allah (1 Tim 5:17). Daud yang terus dikejar-kejar oleh Raja Saul tetap menghormatinya sebagai raja Israel sampai Allah sendiri berurusan dengan dia.
  2. Mau berbicara dengan terbuka akan berbagai kebijakan dalam pelayanan sesuai dengan status anak-anak terang. Sama sekali tidak dibenarkan adanya tehnik-tehnik adu domba, agitasi dan intimidasi, surat kaleng, dan sebagainya.
  3. Usul-usul peningkatan pelayanan yang baik dapat disampaikan menurut tata tertib gereja yang ada
  4. Promosi ke tingkat kepemimpinan harus dilakukan dengan tertib yang ada, penuh kerendahan hati dengan memahami waktu Tuhan (Pengkhotbah 3:11), dan rela mengalami penolakan seperti halnya Samuel (1 Sam 12:23).
  5. Memahami pentingnya regenerasi dalam pelayanan secara struktural, agar menghasilkan atmosfer pelayanan yang sehat.

VI. Penutup.

Dengan telah dipahaminya prinsip-prinsip etika pelayanan dalam pelajaran ini tidak secara praktis menjadikan kita langsung melayani tanpa cacat. Kita masik akan masuk dalam pemroses hidup yang cukup panjang dalam pelayanan. Roh Kuduslah yang menjadi Penolong kita. Setidaknya dengan panduan etika pelayanan ini kita bisa lebih mengadakan koreksi dan evaluasi secara jujur di hadapan Tuhan & manusia. Akhirnya, “….mereka yang melayani dengan baik beroleh kedudukan yang baik sehingga dalam iman kepada Kristus Yesus mereka dapat bersaksi dengan leluasa.” (1 Tim 3:13).

Filip Imbir….